TEACHING READING STRATEGY FOR YOUNG LEARNERS

 

Bahasa Inggris terdiri dari beberapa keterampilan yaitu listening, speaking, reading dan writing. Dalam hal ini, membaca menjadi keterampilan penting yang harus dikuasai oleh siswa sejak mereka masih muda. Mengajar dan belajar membaca tidaklah mudah. Namun, mengajar dan belajar membaca juga tidak sulit. Membaca membutuhkan instruksi khusus dan upaya sadar, guru perlu menggunakan strategi pembelajaran yang tepat agar siswa terlibat dan termotivasi dalam proses belajar mengajar. Keterampilan membaca, membaca adalah kegiatan yang dilakukan untuk menangkap ide atau informasi dari teks tertulis. Menurut Johnson, membaca adalah praktik menggunakan teks untuk menciptakan makna. Dua kata kuncinya adalah menciptakan dan memaknai. Jika tidak ada makna yang diciptakan, tidak ada pembacaan terjadi. Berikut fase dalam membaca 1. Tahap pra-membaca, guru membantu pesrta didik mengaktifkan pengetahuan dan skema kognitif agar peserta didik siap membaca.

2. Tahap membaca sementara, pembaca tahu bahwa mereka memiliki alasan untuk membaca.

3. Tahap pasca membaca, menceritakan kembali makna teks dan melakukan kegiatan yang berhubungan dengan teks yang telah dibaca.

            Pembelajar dasar Tahap-Tahap Perkembangan Anak, 1) Tahap Sensorik-Motorik (0-2 Tahun), 2) Tahap Pra-operasional (2-7 Tahun), 3) Tahap Operasional Konkret (7-11 Tahun), 4) Tahap Operasional (1-15 Tahun). Karakteristik umum pelajar dasar 1) Anak usia 5-7 dapat berbicara tentang apa yang mereka lakukan dan apa yang telah mereka lakukan atau dengar, 2) Anak usia 8-10 tahun telah membentuk konsep dasar Mereka dapat membedakan antara fakta dan fiksi dan mengajukan pertanyaan sepanjang waktu. Mengajar Membaca Untuk Pelajar Dasar, Dalam mengajar pelajar dasar seorang guru memiliki banyak pilihan ketika memilih strategi untuk mengajar. Bagaimana membuat kondisi kelas secara efektif dan membantu meningkatkan keterampilan siswa Dengan mengetahui strategi pengajaran di kelas, para guru dapat mengetahui bagaimana memperlakukan dan mengajar siswa bahasa Inggris di kelas dengan sukses. Itu juga dapat menuntun para guru untuk memilih materi yang sesuai dengan cara siswa memperoleh pelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Penelitian pustaka adalah penelitian yang menggunakan sumber pustaka untuk mengumpulkan dan menganalisis data.

            Strategi mnemonik adalah teknik atau strategi khusus yang digunakan sebagai "alat penghubung mental" atau sebagai "bantuan memori" dalam menghafal dan mengasimilasi informasi. Strategi mnemonik dapat diterapkan untuk membantu siswa dalam menguasai konsep-konsep yang menarik sehingga mnemonik juga dapat dipelajari dengan senang hati. Strategi Decoding Strategi ini merupakan proses memahami huruf dan kata-kata yang mereka bentuk. Untuk mengucapkan dan mengenali sebuah kata, pembaca baru harus terlebih dahulu dapat mengidentifikasi setiap huruf dan suara yang dihasilkannya. Strategi ini membantu siswa meningkatkan tingkat kelancaran untuk membaca teks dari kecepatan lambat ke yang lebih cepat.

            Pendekatan pengalaman bahasa Language Experience Approach (LEA) adalah metode pengajaran bahasa yang dikembangkan oleh Allan pada tahun 1963. LEA adalah teknik pembelajaran bahasa yang sukses karena menggabungkan dan mengintegrasikan empat keterampilan yang membentuk pembelajaran bahasa. Terdapat lima siklus dalam melakukan LEA di kelas: (1). Mempersiapkan Dikte, Mengambil Dikte guru harus menyediakan topik yang akrab dan penting untuk materi dan (2). meminta siswa untuk berbagi cerita, guru meminta beberapa siswa untuk maju dan berbagi pengalaman mereka. (3). Membaca ceritanya, guru meminta siswa untuk membacakan cerita bersama-sama dengan lantang. (4). Melakukan kegiatan tindak lanjut, menggunakan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan topik. (5). Mengembangkan keterampilan dasar, guru dapat mengembangkan materi berdasarkan kebutuhan siswa.


(Methods of Teaching Reading)

    Membaca adalah proses kognitif kompleks dari decoding karakter yang bertujuan untuk memahami teks. Tinjauan Pustaka Menurut pendapat Profesor E. I. Passov: "Untuk dapat membaca adalah, pertama-tama, menguasai teknik membaca, yaitu untuk langsung mengenali gambar visual dari unit bicara dan menyuarakannya secara internal atau ucapan eksternal. metode di sini bersifat universal yang sekiranya cocok dengan karakteristik individual anak. Contoh Metode mengisi teka teki silang, membaca teks bergambar, menguraikan kriptografi, mencocokkan gambar permainan tim

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips and Tricks! 4 Media Pembelajaran Menarik Untuk Mengajar Bahasa Inggris Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar