Teaching Reading Strategy For Young Learners ( Mengajarkan Strategi Membaca Untuk Pelajar Muda)
Bahasa Inggris terdiri dari beberapa keterampilan
yaitu listening, speaking, reading dan writing.Dalam hal ini, membaca menjadi
keterampilan penting yang harus dikuasai
oleh siswa sejak mereka masih muda. Mengajar dan belajar membaca tidaklah mudah.
Namun, mengajar dan belajar membaca juga tidak sulit. Membaca membutuhkan instruksi khusus dan
upaya sadar, guru perlu menggunakan
strategi pembelajaran yang tepat agar siswa terlibat dan termotivasi dalam proses
belajar mengajar.
Membaca adalah proses interpretasi makna kata dan
memahami informasi teks. Membaca bukanlah pekerjaan yang mudah, membaca adalah
proses yang kompleks. Dalam proses membaca pembaca harus dapat menghubungkan
pemikiran mereka dengan ide penulis dan mereka harus menggunakan latar belakang
pengetahuan mereka untuk membantu mereka memahami dan mendapatkan informasi
yang disampaikan oleh penulis. Dalam membaca juga terdapat dua kata kunci yaitu
menciptakan dan memaknai. Jika tidak ada makna yang diciptakan , maka tidak aka
nada pembacaan yang terjadi. Adapun dalam membaca terdiri dari 3 fase, yaitu
tahap pra – membaca, tahap membaca, dan tahap pasca membaca.
Dalam mengajar pelajar dasar seorang guru harus memiliki banyak pilihan ketika memilih strategi untuk mengajar. Bagaimana membuat kondisi kelas secara efektif dan membantu meningkatkan keterampilan siswa. Dengan mengetahui strategi pengajaran di kelas, para guru dapat mengetahui bagaimana memperlakukan dan mengajar siswa bahasa Inggris di kelas dengan sukses. Selain itu juga, dengan mengetahui strategi pengajaran dapat menuntun para guru untuk memilih materi yang sesuai dengan cara siswa memperoleh pelajaran.Adapun strategi yang dapat digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajar membaca untuk pelajar muda diantaranya, yaitu: Literasi yang muncul, Strategi mnemonik, Strategi baca dengan lantang, Strategi decoding, dan Pendekatan pengalaman bahasa.
Ketika memilih bagaimana dan apa yang harus dididik, satu pertimbangan penting adalah usia siswa. Perbedaan terkait usia dalam tuntutan, kompetensi, dan kemampuan kognitif ada. Ini menyiratkan bahwa siswa di berbagai tingkatan memerlukan berbagai strategi pembelajaran. Anak-anak masih membutuhkan bantuan dan arahan dari orang dewasa untuk memahami dunia di sekitar mereka. Oleh karena itu, guru harus mempertimbangkan kegiatan kelas dari perspektif mereka untuk menentukan apakah siswa akan memahami apa yang harus dilakukan atau mampu memahami bahasa baru
Komentar
Posting Komentar