Meningkatkan Keterampilan Berbicara Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Berbicara adalah salah satu cara dalam bermain dan mengolah kata dan suara. Berbicara menjadi output pertama setelah input pertama (mendengarkan). Bahasa inggris adalah bahasa asing menjadi bagian dari pelajaran dalam pendidikan di Indonesia. Pembelajar dasar atau jenjang SD sudah diperkenalkan dengan bahasa inggris. Tetapi anak-anak diusia itu lebih cepat menerima pengetahuan daripada orang dewasa. Daya tangkap dalam pembelajaran dikatakan cepat. Sehingga, pengembangan keterampilan berbicara merupakan hal yang perlu untuk dilakukan sejak dini dengan pengenalan bahasa asing.
Teknik kegiatan dalam pembelajaran bahasa dikelas dapat dilakukan dengan:
1. Metode audio-lingual (ALM)
Metode audio-lingual (ALM) adalah metode teori behavioris dalam pengajaran bahasa asing yang berfokus pada pengulangan dan tata bahasa daripada kosa kata. Ini juga mengajarkan bahasa dalam bahasa asing.
2. Pengajaran bahasa komunikatif (CLT)
Communicative Language Teaching (CLT) adalah metode pengajaran bahasa yang menekankan pada komunikasi sebagai tujuan utama pembelajaran. Dalam metode ini, siswa difokuskan untuk belajar bahasa dengan melakukan interaksi sosial yang sebenarnya, seperti percakapan, presentasi, dan diskusi.
Aktivitas lainnya adalah dengan permainan, kotak berbicara dan menulis, Twister lidah, dan koreksi kesalahan. Dalam mengelola kegiatan berbicara guru harus memiliki rencana terlebih dahulu sebelum pembelajaran dilakukan. Hal ini berguna untuk memahami teori dasar dan mempertahankan tingkat kontrol di kelas.
Komentar
Posting Komentar