Mengajarkan Keterampilan Mendengarkan kepada Pembelajar Muda melalui Lagu "Dengarkan dan Lakukan"
Mendengarkan adalah kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami apa yang dikatakan orang lain. Bagi pelajar, mendengarkan adalah bagaimana bahasa lisan menjadi masukan (yaitu, ini adalah tahap pertama dalam mempelajari bahasa baru). Di dalam kelas, hal ini terjadi dengan mendengarkan guru, CD, atau peserta didik lainnya. Ini adalah proses menafsirka pesan apa yang dikatakan orang.
Mendengarkan adalah tahap awal dalam pemerolehan
bahasa pertama dan kedua. Menurut Sharpe (2001), peningkatan keterampilan
berbicara dan mendengarkananak -anak terletak pada inti pembelajaran yang
efektif di semua mata pelajaran dalam kurikulum dasar. Oleh karena itu, guru
ESL/EFL harus menjadikan pengembangan keterampilan mendengarkan anak – anak
sebagai tujuan utama pengajaran dan membekali mereka dengan strategi terbaik
untuk mendengarkan secara efektif. Adapun strategi dan teknik yang cocok
digunakan untuk pembelajar dasar guna mengajarkan dan meningkatkan keterampilan
mendengarkan (listening) adalah
melalui lagu.
Adapun ciri – ciri lagu yang bisa digunakan untuk
pembelajar muda adalah memperkuat pemerolehan bahasa mencakup sifatnya yang
berirama dan berulang – ulang serta kegembiraan yang dibawa oleh hubungan
antara melodi dan konten dalam aktivitas pembelajaran. Selain itu, juga
terdapat Keuntungan jika mengajar ESL/EFL ke YL dengan menggunakan lagu
diantaranya yaitu: lagu dapat menciptakan etos kelas yang aman dan damai, lagu
dapat memberikan kesempatan untuk pengulangan dan latihan, dan lagu dapat memberikan peluang untuk
penggunaan bahasa yang sebenarnya. Untuk mengatasi kebosanan YL dalam
mendengarkan lagu pada kegiatan proses pembelajaran maka bisa dikombinasi atau
divariasi dengan menggunakan TPR, yang
melibatkan gerakan – gerakan dalam permainan.
Komentar
Posting Komentar