Mengajarkan keterampilan mendengarkan kepada pembelajar dasar melalui lagu “dengarkan dan lakukan”

Pengajaran bahasa Inggris di Indonesia mencakup  empat keterampilan—mendengarkan (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing), serta dua komponen bahasa —kosa kata (vocabulary) dan tata bahasa (grammar). Lagu Dengarkan dan Lakukan mendukung keterikatan ini karena siswa dan guru terlibat secara fisik dalam melakukan tindakan yang sama.

Keterampilan mendengarkan dan pembelajar dasar

Mendengarkan adalah penggunaan bahasa yang reseptif, dan karena tujuannya adalah untuk memahami pembicaraan, fokusnya adalah pada makna daripada bahasa.

1. Pendengar memainkan peran pasif dan hanya mengenali dan memecahkan kode suara.

2. Pendengar memainkan peran aktif dan merasakan suara dengan mengakses aturan artikulasi internal untuk memecahkan kodeucapan

Lagu dan pembelajar dasar

Lagu yang paling menonjol yang memperkuat pemerolehan bahasa mencakup sifatnya yang berirama dan berulang-ulang serta kegembiraan yang dibawa oleh hubungan antara melodi dan konten dalam aktivitas pembelajaran.

Lagu menciptakan etos kelas yang aman dan alami

Ketertarikan sebagian besar guru dan siswa dengan musik menjadikan lagu sebagai alat penting untuk menciptakan etos kelas yang aman dan alami serta untuk mengatasi perasaan malu dan ragu-ragu di pihak pelajar. Lagu Dengarkan dan Lakukan mendukung keterikatan ini karena siswa dan guru terlibat secara fisik dalam melakukan tindakan yang sama

Lagu memberikan kesempatan untuk pengulangan dan latihan

Dengan menyanyikan lagu, siswa secara bertahap menginternalisasikan struktur dan pola bahasa asing serta item bahasa tertentu yang guru ingin mereka pelajari.

Lagu memberikan peluang untuk penggunaan bahasa yang sebenarnya

Tiga alasan mengapa lagu berharga di kelas ESL/EFL:

Alasan afektif: Sikap dan lingkungan yang positif meningkatkan pembelajaran bahasa.

Alasan kognitif: Lagu berkontribusi terhadap kelancaran dan penggunaan otomatis struktur bahasa yang bermakna.

Alasan linguistik: Selain membangun kefasihan, lagu memberikan paparan terhadap beragam bahasa.

Pada mengajarkan lagu, guru harus tahi hati dalam memilih lagu yang

• berisi lirik yang sederhana dan mudah dipahami

• menghubungkan dengan topik atau kosa kata yang sedang dipelajari pelajar di kelas

• berisi baris yang berulang

• memungkinkan anak-anak melakukan tindakan dengan mudah (untuk membantu menekankan makna)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips and Tricks! 4 Media Pembelajaran Menarik Untuk Mengajar Bahasa Inggris Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar