Mengajarkan Kemampuan Mendengarkan Dengan Lagu Kepada Pembalajar Dasar

Memang benar bahwa keterampilan mendengarkan adalah hasil paling penting dari pengajaran bahasa awal (Demirel 2004). Lagu bisa menjadi salah satu cara paling menyenangkan untuk melatih dan mengembangkan keterampilan mendengarkan. Silabus apa pun yang dirancang untuk mengajarkan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua/Asing (ESL/EFL) kepada pembelajar muda (YL) biasanya berisi lagu, nyanyian, dan sajak (Bourke 2006). Ekspresi musik adalah bagian penting dari pengalaman manusia, dan anak-anak merespons lagu dengan antusias dan menyambutnya.

Bagi pelajar, mendengarkan adalah bagaimana bahasa lisan menjadi masukan (yaitu, ini adalah tahap pertama dalam mempelajari bahasa baru). Di dalam kelas, hal ini terjadi dengan mendengarkan guru, CD, atau peserta didik lainnya. Ini adalah proses menafsirkan pesan—apa yang dikatakan orang.

Lagu adalah kunci latihan utama

Kebanyakan guru sekolah dasar umumnya menggunakan lagu sebagai teknik pengajaran, dan Cameron (2001) menyatakan bahwa penggunaan lagu dan sajak juga penting bagi YL di kelas bahasa asing.

Lagu menciptakan etos kelas yang aman dan alami

Menurut Cullen (1998, 1999), lagu adalah alat pengajaran yang penting dalam pengajaran ESL/EFL karena, seperti yang diketahui sebagian besar guru, siswa suka mendengarkan musik di kelas bahasa dan mereka sering kali mempunyai pandangan yang kuat tentang musik. Ketertarikan dengan musik ini menjadikan lagu sebagai alat penting untuk menciptakan etos kelas yang aman dan alami serta untuk mengatasi perasaan malu dan ragu-ragu di pihak pelajar.

Lagu memberikan kesempatan untuk pengulangan dan latihan

Lagu memberikan peluang bagus untuk pengulangan dan latihan yang mungkin membosankan. Pengulangan ini, paling sering disertai dengan tindakan fisik, membantu pembelajaran dan pada gilirannya menimbulkan keakraban sehingga anak merasa nyaman dengan bahasa asing (Rumley 1999).

Lagu memberikan peluang untuk penggunaan bahasa yang sebenarnya

Menurut Sharpe (2001), lagu memberikan kesempatan untuk penggunaan bahasa yang nyata dalam situasi yang menyenangkan. Ia mengklaim bahwa menyanyi adalah bagian penting dari kehidupan seorang anak kecil, di dalam dan di luar sekolah, dan memasukkan bahasa asing ke dalam aktivitas mendasar ini adalah cara lain untuk menormalisasikannya. Anak-anak kecil dengan mudah meniru suara dan sering kali dengan senang hati mengasosiasikan nyanyian dan permainan dengan ritme dan sajak sejak usia dini.

Mengembangkan keterampilan mendengarkan adalah komponen mendasar dari kurikulum ESL/EFL untuk YL, dan lagu dianggap sebagai salah satu teknik paling efektif untuk mencapai tujuan ini. Lagu mempunyai tempat yang pasti di kelas YL; mereka memberikan latihan bahasa yang bermakna dan menyenangkan, terutama dalam mengembangkan keterampilan mendengarkan. Efektivitas dan pentingnya lagu meningkat ketika digunakan dalam kombinasi dengan TPR, yang melibatkan gerakan-gerakan seperti permainan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips and Tricks! 4 Media Pembelajaran Menarik Untuk Mengajar Bahasa Inggris Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar