Mengajar Mendengarkan Kritis Kepada Pelajar Muda Dalam Konteks EFL Indonesia
Tata bahasa.
Mendengarkan adalah salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang mempunyai
peran penting dalam pengajaran bahasa Inggris di negara kita. Apa itu mendengarkan?
Menurut Howat dan Dakin (1974),mendengarkan adalah kemampuan untuk
mengidentifikasi dan memahami apa yang dikatakan orang lain. Hal ini melibatkan
pemahaman aksen atau pengucapan pembicara, tata bahasa, kosa kata, dan
pemahaman maknanya. Call (1985) menyebut mendengarkan sebagai salah satu dari
empat keterampilan yang memainkan peran sangat penting pada tahap awal
pemerolehan bahasa.
Dalam strategi pengajaran
mendengarkan, perlu bagi guru untukmempertimbangkan beberapa pertanyaan
spesifik tentang mendengarkan agar proses pengajaran mendengarkan berjalan
dengan baik. Pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah: Faktor apa saja yang
mempengaruhi pendengaran yang baik? Apa ciri-ciri mendengarkan “dalam kehidupan
nyata”? Apa saja hal yang didengarkan oleh pendengar? Apa sajakah prinsip
merancang teknik mendengarkan? Bagaimana teknik mendengarkan menjadi
interaktif? Apa sajakah teknik umum untuk mengajar mendengarkan?
Ada banyak aktivitas
yang dapat kita gunakan untuk mengajarkan listening kepada pembelajar muda
seperti melalui cerita, lagu, pantun, permainan jari dll. Namun dalam penelitian
ini saya hanya menerapkan salah satunya yaitu dengan menggunakan cerita. Cerita
untuk anak-anak ada di setiap negara dan budaya. Cerita menghibur anak-anak, mendidik
mereka, dan memberi mereka kemampuan budaya.
Komentar
Posting Komentar