Mengajar Keterampilan Mendengar Di Kelas Pembelajar Dasar
Mengajar Listening pada pembelajar
dasar bisa menggunkan cara-cara sebagai berikut: Membedakan bunyi-bunyi dalam
bahasa inggris, Mengenali pola tekanan dalam bahasa inggris, Menyanyi, Permainan
peran dan drama, mengingat potongan-potongan bahasa dalam memori jangka pendek,
Mendemonstrasikan bahasa dengan menggunakan realita konteks yang menarik bagi
anak-anak.
A. Metode Audio-Lingual (Alm)
Karakteristik ALM :
1. Materi baru disajikan dalam bentuk
dialog.
2. Ada ketergantungan pada mimikri,
menghafal frasa yang ditetapkan,
dan belajar berlebihan.
3. Struktur diurutkan dengan cara analisis
kontras dan diajarkan satu
per satu.
4. Pola struktural diajarkan menggunakan
bor berulang.
5. Ada sedikit atau tidak ada penjelasan
tata bahasa.
6. Kosakata sangat terbatas dan dipelajari
dalam konteks.
7. Sangat penting melekat pada pengucapan.
8. Sangat sedikit penggunaan bahasa ibu
oleh guru diizinkan.
9. Tanggapan yang berhasil segera
diperkuat.
10. Ada upaya besar untuk membuat siswa
menghasilkan ucapan yang
bebas dari kesalahan.
B.
Pengajaran Bahasa Komunikatif (CLT)
Ini adalah pendekatan dari tahun 1970-an yang
bersemangat dan orientasi filosofis yang menghubungkan pembelajaran bahasa berbasis
kelas dengan bahasa yang dibutuhkan peserta didik untuk berkomunikasi di luar
kelas.
Mengelola kegiatan pembelajaran, kadang-kadang bermasalah.
Menurut Ellis (1997) dalam Linse (2005), ketika melihat pengajaran bahasa,
penting untuk mempertimbangkan pengetahuan teknis tentang bagaimana orang
belajar bahasa dengan pengetahuan praktis, implisit, dan intuitif yang
diperoleh melalui pengalaman aktual. Jadi, penting untuk memahami teori dasar,
tetapi lebih penting untuk melakukannya dan memiliki banyak pengalaman. Sangat
penting bagi guru untuk memiliki pelajaran yang direncanakan dengan baik untuk
mempertahankan Tingkat kontrol tertentu di kelas Anda.
Komentar
Posting Komentar