Mengajar Keterampilan Berbicara Pada Pelajar Dasar
Berbicara sama pentingnya dalam perkembangan bahasa anak-anak secara keseluruhan. Ini adalah output pertama setelah input pertama (Mendengarkan), jauh sebelum mereka dapat menulis. Guru yang bekerja dengan pelajar muda menyadari betapa pentingnya bagi anak-anak untuk mengembangkan keterampilan berbicara yang kuat. Berbicara adalah cara mereka berkomunikasi tentang apa yang mereka rasakan atau apa yang mereka butuhkan, dan juga cara orang dewasa mereka, seperti orang tua dan guru, untuk mengkomunikasikan apa yang baik dan apa yang buruk.
Ada banyak teknik dan kegiatan yang dapat
dipilih guru untuk pelajar muda mereka. Pilihan harus didasarkan pada tujuan
program ditambah dengan tahap perkembangan peserta didik. Metode yang dapat
dilakukan adalah Metode Audio Lingual (ALM), ini didasarkan pada gagasan bahwa
seseorang dapat belajar bahasa dengan mengembangkan kebiasaan berdasarkan pola
bahasa (Celce – Murcia, 2001 dalam Linse, 2005). Ada dua fitur penting dari ALM
yang dapat dengan mudah disesuaikan untuk kelas pelajar muda: latihan dengan
respon paduan suara dan dialog.
Kemudian ada Pengajaran Bahasa Komunikatif
(CLT). Tujuan utama dari pengajaran bahasa ini adalah memungkinkan siswa untuk menggunakan
bahasa untuk berkomunikasi. Komunikasi melibatkan penggunaan fungsi bahasa serta
struktur tata bahasa, sehingga perlu untuk menghubungkan pembelajaran di kelas
dengan situasi yang berfokus pada anak di kehidupan nyata di mana anak-anak
menggunakan bahasa.
Para guru dapat mengambil sedikit ALM dan
menggabungkannya dengan sedikit CLT dan membuat metode baru, seperti permainan,
kotak berbicara dan menulis, twister lidah, dan koreksi kesalahan.
Komentar
Posting Komentar