Mengajar Berbicara Bahasa Inggris untuk Pembelajar Dasar
Mengajar
anak untuk berbicara bahasa asing tentunya memilki tantangan tersendiri Anak
tidak famiiar dengan kosakata, pelafalan, intonasi, dan sebagainya. Ini dapat
memicu anak minder dalam berbicara dan takut untuk berbuat kesalahan. Lalu,
bagaimana mengatasinya? Tenang saja fellas! Disini akan diterangkan bagamana
sih cara mengajar bahasa Inggris dengan baik dan benar? Yuk, kita simak!
Untuk dapat menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi, anak-anak
perlu memperoleh kosakata dan struktur yang diperlukan. Pada tahap awal
pembelajaran bahasa, kosakata baru harus disajikan secara lisan dengan dukungan
luas dari gambar,boneka, dan media-media lain yang menarik seperti kaset, CD,
lagu, pusi, dan sajak.
Metode yang dapat digunakan untuk mengajar berbiacara bahasa
Inggris diantaranya adalah:
1. Metode Audio Lingual (ALM)
Karakteristik ALM :
a.
Materi
baru disajikan dalam bentuk dialog.
b. Ada
ketergantungan pada mimikri, menghafal frasa yang ditetapkan, dan belajar
berlebihan.
c.
Struktur
diurutkan dengan cara analisis kontras dan diajarkan satu per satu.
d.
Pola
struktural diajarkan menggunakan bor berulang.
e.
Ada
sedikit atau tidak ada penjelasan tata bahasa.
f.
Kosakata
sangat terbatas dan dipelajari dalam konteks.
g.
Sangat
penting melekat pada pengucapan.
h.
Sangat
sedikit penggunaan bahasa ibu oleh guru diizinkan.
i.
Tanggapan
yang berhasil segera diperkuat.
j.
Ada
upaya besar untuk membuat siswa menghasilkan ucapan yang bebas dari kesalahan.
2. Metode Pengajaran Bahasa Komunikatif (CLT)
Ini adalah pendekatan dari tahun 1970-an yang bersemangat dan
orientasi filosofis yang menghubungkan pembelajaran bahasa berbasis kelas
dengan bahasa yang dibutuhkan peserta didik untuk berkomunikasi di luar kelas
(Nunan, 2003).
3. Teknik dan Aktivitas Linnya
Terdapat banyak lagi metode pengajaran yang dapat diterapkan dalam
mengajar berbiacara, yaitu:
a.
Permainan
b.
Kotak
Berbiacara dan Mneulis
c.
Pembelit
Lidah
d.
Koreksi
Kesalahan
Jadi, metode mana nh yang paling cocok untuk diterapkan?
Sampai disini artikel kita kali ini, smeoga bermanfaat dan sampai
jumpa!
Komentar
Posting Komentar