Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

 Kondisi pengajaran mata pelajaran bahasa inggris pada pembelajaran dasar, dalam perspektif guru Indonesia membahas tentang keyakinan guru mata pelajaran bahasa inggris di sekolah dasar tentang meningkatkan dan mengembangkan motivasi, paparan, dan praktik siswa dalam belajar bahasa inggris. Hal tersebut bertujuan menyelidiki betapa penting keyakinan akan pemaparan, motivasi, dan praktik dalam upaya dalam meningkatkan kondisi pembelajaran bahasa yang dilakukan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara yang terstruktur melalui pertanyaan tertulis dari kuisioner untuk mendorong keterlibatan responden dalam perbincangan untuk memahami latar belakang pendidikan guru dan keyakinan guru akan kondisi tersebut dalam pembelajaran bahasa. Guru memberikan kesempatan untuk siswa mempraktekkan apa yang mereka pelajari dan pahami.

Pengeajaran bahasa inggris pada pembelajaran dasar lebih banyak Pendidikan guru dan lebih banyak sastra anak-anak. Dalam ini membahas sastra anak-anak sangat relevan tetapi banyak hambatan  dalam memasukkan sastra anak dalam Pendidikan guru. Tantangan dalam mengajar pembelajaran dasar, antara lain, dimana pelajar dasar masih bergantung pada guru tentang materi yang dipelajari. Para peneliti (teaching English for young learners) TEYL merekomendasikan “belajar lliterasi” untuk membantu menghindari potensi murid agar tertentang. Kendala dalam persiapan TEYL kurangnya dukungan akan institusional atau budaya sekolah bagi guru walaupun memiliki persiapan yang baik. Jadwal mata pelajaran bahasa iggris yang ditaruh di akhir hari dan sering dibatalkan.

Keahlian yang dimiliki seorang guru untuk TEYL yakni harus mahir dalam berbahasa dan meyakinkan. Kurangnya waktu yang digunakan untuk mengmbangkan professional menyebabkan sebuah kerugian, selai itu juga adanya keraguan dan kurangnya percaya diri pada diri gurunya. Literatur anak dalam pembelajaran bahasa inggris untuk anak TEYL dapat dilaksanakan dengan mengulang-ulang bagian yang penting, menggunakan metode suara, mengggunakan bahasa yang berkualitas, memberikan kesempatan untuk mengulangi yang penting, memberikan dukungan pemahaman, mendorong moivasi, memberikan peluang menghubungkan bahasa anak dan juga perkembangan literasi secara umum.

Kesetaraan gender merupakan kehidupan sehari-hari yang dapat katakan bahwa seorang perempuan identic dengan menjadi ibu rumah tangga dan laki-laki bekerja diakntor, tetapi dalam hal inj dijelaskan dalam bentuk gambar dan dengan kata yang lebih baik dimana seornag perempuan melakukan suatu aktifitas dalam ruangan seperti membersihkan rumah, memasak, dan sebagianya, sedangkan laki-laki melakukan sebuah aktifitas di luar ruangan seperti olahraga dan berkerja di kantor. Tetapi dalam buku ini laki-laki dan perempuan disetarakan dalam bentuk gambar dimana mereka  melakukan sebuah aktifitas yang hampir sama dan dapat dilakukan. Nerharap generasi sekarang dapat membangu kepercayaan dan  berfikir kritis akan adanya kesetaran gender. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips and Tricks! 4 Media Pembelajaran Menarik Untuk Mengajar Bahasa Inggris Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar