Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

  1. Kondisi Pengajaran Bahasa Inggris kepada Pembelajaran Dasar Menurut  Perspektif Guru Indonesia

Latihan sangat penting untuk belajar Bahasa Inggris. Guru harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mepraktikkan apa yang telah mereka pelajari dalam pembelajaran kooperatif lainnya yang mereka rancang kepada siswa diberi kesempatan untuk berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis dalam Bahasa Inggris. Guru juga dituntut untuk fleksibel dan dapat menguasai berbagai hal.

Sebagai seorang guru, harus selalu membantu siswa untuk melihat hal-hal bermanfaat dari apa yang telah mereka pelajari di kelas Bahasa inggris. Motivasi sangat penting saat menjadi guru bahsa inggris, karena dalam peraturan Kemendikbud guru kelas tidak boleh mengajar Bahasa Inggris. Adapun skill dalam Bahasa inggris antara lain:

  • Receptive skill : menerima, seperti listening dan reanding

  • Productive skill : speaking dan writing


  1. Pengajaran Bahasa Inggris Kepada Pembelajaran Dasar: Lebih Banyak Pendidikan Guru dan Lebih Banyak Sastra Anak-Anak!

Tantangan dalam Mengajar Pelajar Muda

Penelitian pemerolehan bahasa kedua (SLA) menunjukkan bahwa factor usia yang dilebih-lebihkan ini adalah suatu kesalaha, sebaiknya kondisi dan konteks pembelajaranlah yang menjadi faktor penentu: ketersediaan guru dengan timgkat kemahiran tinggi dalam Bahasa target dan pelatihan professional, banyak peluang untuk komunikasi otentik dalam Bahasa, waktu pengajaran yang cukup, metodologi yang disesuaikan dengan pembelajaran kebutuhan anak kecil, serta tindak lanjut yang konsisten dan dirancang dengan baik pengajaran di kelas lebih tinggi. 

Adapun kendala-kendala dalam persiapan TEYL:

  • Guru yang memiliki persiapan yang baik pun sering kali dirugikan karena kurangnya dukungan institusional

  • Bahasa Inggris selalu dijadwalkan pada akhir hari sekolah yang sibuk

Manfaat pelatihan dalam menggunakan literatur anak-anak di ELT

  • Mendapatkan motivasi, kepercayaan diri dan kemanjuran guru

  • Guru menjadi yakin mengapa harus menggunakan literatur anak-anak, kriteria materi yang paling sesuai, dimana mengaksesnya dan bagaimana mengaksesnya serta     bagaimana memanfaatkannnya untuk pembelajaran Bahasa dan lterasi juga pembelajaran antar budaya.

Tujuan penelitian untuk mendukung penggunaan literatur anak-anak:

  • Pengalaman berbagai teks sastra anak-anak

  • Teori sastra anak, 

  • Kemampuan mengevaluasi potensi buku untuk ELT dan merancang kegiatan untuk pelajar muda

  • Mempertimbangkan buku bergambar digunakan untuk promosi pembelajaran antar budaya atau digunakan dalam program berbasis konten

  • Mengatasi kecemasan guru tentang penggunaan buku gambar

  • Mengatasi kecemasan guru tentang bagaimana buku gambar dapat digunakan dalam pengajaran

  • Memfasilitasi dalam membaca buku bergambar secara kritis


  1. Apakah buku Pelajaran Bahasa Inggris untuk Pembelajaran Dasar di Indonesia Mendorong Kesetaraan Gender?

Penggambaran laki-laki dan perempuan dalam peran aktivitas domestic masih bersifat stereotip, dengan rincian sebagai berikut:

  • Laki-laki: lebih aktif beraktivitas di luar ruangan dan menguasai lebih banyak tempat umum

  • Perempuan: lebih banyak melakukan aktivitas domestic dan kurang aktif/pasif serta menguasai lebih banyak wilayah privat.

Isu Gender adalah permasalahan yang disebebkan oleh kesimpangan gender dan kontroversi dan kontradiksi serta implementasi kesetaraan gender. Pendidikan merupakan bidang penting dalam mempromosikan kesetaraan gender kepada generasi muda negara ini. Melalui Bahasa Inggris penggabungan nilai-nilai dalam buku teks Bahasa inggris sekolah dasar mengamati buku Bahasa Inggris “Grow With English” untuk 4, 5, dan 6. 

Kesetaraan gender adalah persamaan kondisi dan kedudukan perempuan dan laki-laki untuk mendapatkan kesempatan dan hak-haknya sebagai manusia, sehingga mampu berperan dan mengambil bagian dalam kegiatan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, keamanan nasioanal, serta kesetaraan untuk menikmati manfaat pembangunan. 

Representasi gender dalam buku ajar pembelajaran dasar, antara lain:

  1. Representasi gambar dan nama tokoh

  2. Peran domestic

  3. Peran sosial

  4. Aktivitas laki-laki dan perempuan 

Buku teks Bahasa Inggris sebagai utama di Kelas harus mempromosikkan kesetaraan gender terutama untuk pelajar muda karena usia muda adalah usia kritis untuk membentuk perspektif, ide, kepercayaan, ideologi anak-anak, dan sebagainya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips and Tricks! 4 Media Pembelajaran Menarik Untuk Mengajar Bahasa Inggris Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar