Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Conditions for Teaching Eanglish to Young Learners: Indonesian Teachers Perspectives

  • Sebagai bahasa asing pertama yang diajarkan di Indonesia, bahasa Inggris telah banyak ditawarkan di sekolah-sekolah Indonesia mulai dari tingkat dasar. Berbeda dengan kurikulum sekolah menengah, sekolah dasar tidak memasukkan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib, apalagi setelah kurikulum 2013 diterapkan. bahasa Inggris yang dulunya merupakan mata pelajaran wajib di kelas 4, 5, dan 6, kini dimasukkan ke dalam ekstrakurikuler karena dua alasan, yang pertama yaitu siswa SD agar lebih banyak terpapar muatan lokal, dan yang kedua yaitu mata pelajaran di tingkat SD dianggap kelebihan beban.

  • Skill bahasa Inggris dibagi menjadi dua, yaitu receptive skill (listening and reading) dan productive skill (speaking and writing). Guru bahasa Inggris perlu untuk melatih keempat skill tersebut.

  • Aturan kemendikbud melarang guru sekolah dasar (PGSD/PGMI) untuk mengajar mata Pelajaran bahasa Inggris, menurut aturan tersebut guru bahasa Inggris haruslah lulusan jurusan bahasa Inggris ketika kuliah. Berbeda dengan kemendikbud, dalam aturan kemenag guru lulusan PGSD/PGMI diperbolehkan mengajar mata Pelajaran bahasa inggris.

  • Strategi mengajar bahasa Inggris di tingkat SD tidaklah sama dengan tingkat menengah pertama (SMP) maupun tingkat menengah atas (SMA). Ketika mengajar bahasa Inggris di tingkat SD, guru harus banyak memotivasi siswa dengan memberi contoh orang-orang yang telah sukses dalam pengetahuan bahasa Inggris. Tidak lupa guru juga memberikan reward baik bagi siswa yang kuat maupun yang lemah dalam bahasa Inggris, agar siswa tidak merasa minder dan tetap semangat.

  • Peran bahasa Inggris yaitu melatih, menerangkan dan memperluas, serta memotivasi.

Teaching English for Young Learnes: More Teacher Education and More Childrens Literature

  • Fokus pembahasan artikel ini adalah pengajaran bahasa Inggris pada pembelajar muda (Teaching English for Young Learner/TEYL) dan implikasinya terhadap pendidikan guru.

  • Penelitian TEYL mengakui bahwa peran guru sangatlah penting dan penuh tantangan. Guru YLS yang berpraktik membutuhkan dukungan CPD untuk memperluas pengetahuan konten pedagogis dan repertoar kerajinan mereka, namun rendahnya status TEYL menghalangi peluang yang diperlukan. Seringkali juga terjadi kekurangan keahlian TEYL di kalangan guru pendidik universitas dan mentor sekolah. Guru memiliki peran penting sebagai model kesadaran antar budaya dan bahasa, mereka menjadi model sebagai pembaca dan pembelajar, dan menjadi model bahasa yang dipelajari anak-anak.

Does The English Textbook for Young Learners in Indonesia Promote Gender Equality?

  • Isu gender merupakan isu sensitif dalam masyarakat Indonesia karena masih banyak kontroversi dan kontradiksi seputar batasan dan implementasi kesetaraan gender. Namun kesetaraan gender telah menjadi agenda penting dan telah dipromosikan oleh pemerintah Indonesia selama beberapa dekade. Pendidikan adalah bidang penting dalam mempromosikan kesetaraan gender kepada generasi muda negara ini.

  • Keputusan Presiden (Inpres) No 9/2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Perencanaan dan Pemrograman Pembangunan Nasional dan Permendiknas No 84/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender dalam Pendidikan menegaskan kewajiban pemerintah Indonesia untuk mendukung kesetaraan gender dan menghapuskan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dalam segala aspek kehidupan.

  • Kurikulum yang mengedepankan kesetaraan gender dapat direpresentasikan dalam buku teks sebagai sumber bahan ajar yang umum digunakan di kelas. Oleh karena itu, buku teks sangat penting dalam mempromosikan materi pembelajaran dan nilai-nilai atau isu-isu yang tertanam. Karena nilai- nilai pendidikan karakter banyak dimasukkan dalam buku teks saat ini, maka nilai atau isu kesetaraan gender juga dapat dipromosikan melalui buku teks tersebut, termasuk buku teks bahasa Inggris.

  • Guru harus bisa memperhatikan tentang buku ajar ketika hendak memilih, karena dalam buku ajar tingkat SD sudah ada kesetaraan gender.

  • Guru harus bisa memperkenalkan tentang kesetaraan gender kepada anak-anak. Semua perbedaan itu hanya karena sudut pandang dari Masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips and Tricks! 4 Media Pembelajaran Menarik Untuk Mengajar Bahasa Inggris Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar

Bahasa Inggris pada Pembelajar Dasar